
Magelang–Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Akademi Teknik Tirta Wiyata (AKATIRTA) kembali melaksanakan Pekan Orientasi Tirta Wiyata (PERTIWI) 2026 pada 7–11 September 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Departemen Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) BEM AKATIRTA yang menjadi bagian dari rangkaian penyambutan mahasiswa baru sekaligus sarana pengenalan kehidupan kampus, pembentukan karakter, serta penanaman kepedulian terhadap lingkungan.
Di bawah kepemimpinan BEM AKATIRTA, Jonathan Pandu Wibowo, PERTIWI 2026 diselenggarakan sebagai bentuk kontribusi Departemen PSDM dalam mempersiapkan mahasiswa baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan akademik maupun kehidupan organisasi di AKATIRTA. Melalui berbagai rangkaian kegiatan, mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan dengan kehidupan kampus, tetapi juga diajak membangun nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Mengusung tema “Generasi Pejuang Lingkungan Menuju Aksi Nyata dari Kampus Air untuk Indonesia”, PERTIWI 2026 diikuti oleh 71 mahasiswa baru dan 9 mahasiswa Angkatan 2025 AKATIRTA. Tema tersebut menjadi landasan dalam pelaksanaan kegiatan sekaligus memperkenalkan identitas AKATIRTA sebagai kampus yang memiliki keterkaitan erat dengan air, lingkungan, dan pengelolaannya.
PERTIWI 2026 menghadirkan konsep ekosistem laut sebagai bagian dari identitas dan rangkaian kegiatannya. Berbagai elemen seperti lumba-lumba, terumbu karang, mutiara, dan rumput laut digunakan untuk menggambarkan kehidupan dalam sebuah ekosistem yang saling terhubung dan membutuhkan keseimbangan.
Konsep tersebut membawa pesan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya terbatas pada daratan, hutan, maupun sungai, tetapi juga mencakup ekosistem laut yang memiliki peran penting dalam keberlangsungan kehidupan. Melalui konsep ini, mahasiswa baru diajak untuk melihat lingkungan dari sudut pandang yang lebih luas serta memahami bahwa setiap ekosistem memiliki keterkaitan satu sama lain.
Pemilihan konsep laut juga memiliki keterkaitan dengan identitas AKATIRTA sebagai institusi pendidikan yang bergerak di bidang pengolahan air minum. Air tidak hanya menjadi bagian dari pembelajaran akademik, tetapi juga menjadi pengingat bahwa sumber daya air perlu dikelola dengan baik, dijaga kualitasnya, dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Sebagai program kerja Departemen PSDM BEM AKATIRTA, PERTIWI menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat nilai-nilai yang ada di lingkungan kampus. Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa baru dengan panitia, mahasiswa tingkat atas, dosen, serta civitas akademika dalam sebuah rangkaian kegiatan yang mendorong terbentuknya hubungan dan kebersamaan di lingkungan AKATIRTA.
Selama pelaksanaan PERTIWI 2026, mahasiswa baru memperoleh berbagai pengalaman yang mendorong mereka untuk belajar mengenai kerja sama, kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti selama kegiatan orientasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan perkuliahan, organisasi, maupun kehidupan bermasyarakat.
Dalam pelaksanaan PERTIWI 2026, mahasiswa baru juga mendapatkan kesempatan untuk memperoleh wawasan secara langsung melalui kehadiran Bapak Direktur PDAM Kabupaten Magelang. Kehadiran beliau menjadi bagian penting dalam memberikan gambaran kepada mahasiswa baru mengenai dunia pengelolaan air minum, khususnya bagaimana pengelolaan dan pelayanan air kepada masyarakat memiliki keterkaitan erat dengan bidang keilmuan yang dipelajari di AKATIRTA. Melalui penyampaian pengalaman dan wawasan tersebut, mahasiswa baru diharapkan dapat memahami bahwa ilmu yang diperoleh selama berada di bangku perkuliahan memiliki peran penting dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.
Selain wawasan mengenai pengelolaan air, PERTIWI 2026 juga memberikan ruang bagi mahasiswa baru untuk memahami nilai-nilai kebangsaan melalui kehadiran Bapak Letda Inf. Agus Warsito Dodik, Rindam IV/Diponegoro dengan tema “Kebela Negaraan”. Materi bela negara menjadi salah satu bagian yang memberikan pemahaman bahwa setiap mahasiswa memiliki peran dalam menjaga persatuan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta rasa cinta terhadap tanah air. Bela negara tidak hanya diwujudkan melalui tindakan yang bersifat fisik, tetapi juga dapat diterapkan melalui sikap dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari, seperti menaati aturan, menjaga lingkungan, menghargai sesama, memiliki rasa tanggung jawab, serta berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.
Kehadiran kedua narasumber tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman dan sudut pandang yang lebih luas kepada mahasiswa baru. Wawasan mengenai pengelolaan air dan nilai bela negara menjadi dua hal yang dapat saling melengkapi dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan, tanggung jawab sosial, kedisiplinan, serta kesadaran sebagai bagian dari masyarakat dan bangsa.



Melalui tema yang diangkat, PERTIWI 2026 juga ingin menanamkan pemahaman bahwa menjadi pejuang lingkungan tidak selalu harus dimulai dari tindakan besar. Kepedulian dapat diwujudkan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, seperti menjaga kebersihan, menggunakan air secara bijak, mencegah pencemaran, serta mengambil bagian dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Pada akhirnya, PERTIWI 2026 bukan sekadar kegiatan penyambutan mahasiswa baru. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun karakter dan kesadaran generasi baru AKATIRTA terhadap lingkungan.Pada akhirnya, PERTIWI 2026 bukan sekadar kegiatan penyambutan mahasiswa baru. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun karakter dan kesadaran generasi baru AKATIRTA terhadap lingkungan.
Sebanyak 80 mahasiswa yang mengikuti rangkaian kegiatan diharapkan mampu membawa nilai dan pengalaman yang diperoleh selama PERTIWI ke dalam kehidupan akademik maupun kehidupan bermasyarakat.


Melalui Departemen PSDM sebagai pelaksana program kerja, BEM AKATIRTA di bawah kepemimpinan Presiden Mahasiswa berupaya menjadikan PERTIWI sebagai bagian dari proses awal pembentukan mahasiswa yang tidak hanya aktif dalam kehidupan kampus, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Dengan bekal ilmu di bidang pengolahan air minum serta kesadaran terhadap pentingnya keberlanjutan lingkungan, mahasiswa AKATIRTA diharapkan mampu mengambil peran dan menghadirkan aksi nyata bagi Indonesia.
Sebagaimana air yang terus mengalir dan memberikan kehidupan, semangat menjaga lingkungan diharapkan dapat terus mengalir dalam diri setiap mahasiswa AKATIRTA.
